Muttaba’ah Yaumiyyah: Keunggulan Sistem Pembinaan di Pesantren Jabal Qur’an Indonesia

Muttaba’ah Yaumiyyah: Keunggulan Sistem Pembinaan di
Pesantren Jabal Qur’an Indonesia
Oleh:
Riyan Irhamsyah
Mahasiswa Pascasarjana UDN, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam
(Pengajajar Ma'had JAQUIN) 
Dosen Pengampu:
Dr. H. Musthofa Zahir, S.Pd.I., Lc., MA

Pesantren Jabal Qur’an Indonesia yang berlokasi di Tenjolaya, Bogor, memiliki
keunikan tersendiri dalam sistem pembinaan santrinya. Salah satu keunggulan
utama yang menjadi ciri khas pesantren ini adalah penerapan muttaba’ah Yaumiyyah,
yaitu metode evaluasi dan pembinaan harian yang melibatkan peran aktif santri dan
ustadz secara berkesinambungan.
Pengertian Muttaba’ah Yaumiyyah
Secara bahasa, muttaba’ah berarti pengawasan atau pemantauan. Dalam konteks
Pesantren Jabal Qur’an Indonesia, muttaba’ah Yaumiyyah merupakan sistem
monitoring dan evaluasi rutin terhadap aktivitas harian santri, meliputi aspek ibadah,
hafalan Al-Qur’an, akhlak, serta kedisiplinan.
Implementasi Sistem Muttaba’ah
Dalam pelaksanaannya, setiap santri memiliki buku atau lembar muttaba’ah pribadi
yang berfungsi sebagai catatan aktivitas harian. Ustadz atau pembina secara rutin
melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap berbagai aspek kehidupan santri,
seperti ketepatan waktu shalat berjamaah, capaian hafalan Al-Qur’an, sikap dan
perilaku sehari-hari, serta keaktifan dalam kegiatan keilmuan. Melalui sistem ini,
perkembangan santri dapat dipantau secara menyeluruh dan individual.
Manfaat Muttaba’ah bagi Santri
Penerapan muttaba’ah Yaumiyyah memberikan dampak positif yang signifikan bagi
pembentukan karakter santri. Sistem ini melatih santri untuk senantiasa melakukan
muhasabah atau introspeksi diri terhadap kualitas ibadah dan perilaku mereka.
Evaluasi yang dilakukan secara konsisten juga mendorong santri untuk menjaga
kedisiplinan dan istiqamah dalam menjalankan aktivitas positif berdasarkan
kesadaran pribadi.
Peran Strategis Ustadz
Dalam sistem muttaba’ah Yaumiyyah, ustadz berperan sebagai pendidik,
pembimbing, dan teladan. Melalui evaluasi yang dilakukan secara cermat, ustadz
dapat mengenali kebutuhan masing-masing santri secara individual, baik dalam
aspek akademik maupun pembinaan akhlak. Hal ini menunjukkan kesungguhan
pesantren dalam mencetak santri yang unggul dalam hafalan Al-Qur’an sekaligus
memiliki kepribadian Islami yang kuat.
Kesimpulan
Muttaba’ah Yaumiyyah merupakan salah satu keunggulan utama Pesantren Jabal
Qur’an Indonesia. Sistem ini tidak hanya meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an
santri, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan akhlak mulia sebagai bekal
kehidupan di masa depan. Dengan pembinaan yang konsisten dan penuh perhatian,
pesantren ini berupaya melahirkan generasi Qur’ani yang mampu mengamalkan
nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.