Makna Ilah Dalam Islam

Makna Ilah dalam Islam

Oleh: Ust. Andri Mahendra, S.E.I, MM, A.P.P.h (Pengajar Ma'had JAQUIN) 


Allah berfirman dalam QS. Asy-Syu'ara: 213: "Maka apakah selain Allah kamu mengambil tuhan (yang lain)?"

Apa Itu "Ilah"?

Banyak orang mengira "ilah" sekadar berarti Tuhan dalam pengertian sempit. Padahal, ilah mencakup segala sesuatu yang kita:

  • Cintai sepenuh hati
  • Takuti dan harapkan
  • Taati tanpa ragu
  • Jadikan tujuan hidup

Renungkan Dirimu

Sebelum mengaku bertauhid, tanyakan pada diri sendiri:

  1. Apa yang paling kamu pikirkan siang dan malam?
  2. Apa yang paling kamu takut kehilangan?
  3. Apa yang paling kamu kejar dalam hidup?

Itulah "ilah"-mu...

Jawaban jujur atas pertanyaan-pertanyaan itu akan mengungkap siapa atau apa yang sesungguhnya menjadi ilah dalam hati kita.

Tauhid yang Benar

Tauhid yang benar berarti menjadikan hanya Allah sebagai satu-satunya Ilah — bukan harta, bukan manusia, bukan jabatan, dan bukan dunia.

Jangan hanya mengucapkan "Laa ilaaha illallah" di lisan saja, tetapi pastikan hatimu juga hanya memiliki satu Ilah: Allah.

Langkah Nyata

Perbaiki niat, luruskan hati, kembalikan segala ibadah, cinta, takut, dan harap hanya kepada Allah semata.

Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Hasyr: 22: "Dialah Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata."


Semoga kita semua dimampukan untuk menjadikan Allah sebagai satu-satunya Ilah dalam setiap aspek kehidupan kita.