𝐊𝐀𝐉𝐈𝐀𝐍 𝐇𝐀𝐃𝐈𝐓𝐒 𝐊𝐄 𝟏𝟑 & 𝟏𝟒 𝐁𝐀𝐁 𝐓𝐀𝐔𝐁𝐀𝐓 (𝐊𝐈𝐓𝐀𝐁 𝐑𝐈𝐘𝐀𝐃𝐇𝐔𝐒 𝐒𝐎𝐋𝐈𝐇𝐈𝐍)

KAJIAN SUBUH

Kitab Riyadhus Solihin Hadits Ke-13 & 14 (Bab Taubat)

Oleh : KH. Drs. Muhammad Said, M. Hum (Pimpinan Ma'had JAQUIN) 

Di tengah kesibukan hidup dan padatnya aktivitas dunia, seorang muslim membutuhkan waktu untuk kembali menenangkan hati, membersihkan jiwa, dan mendekat kepada Allah سبحانه وتعالى. Salah satu jalan terbaik untuk meraih ketenangan tersebut adalah dengan memperbanyak istighfar dan taubat.

Melalui kajian subuh yang membahas Hadits ke-13 dan 14 dalam Kitab Riyadhus Solihin Bab Taubat, kita diajak memahami betapa agungnya amalan istighfar dalam kehidupan seorang mukmin.


Rasulullah ﷺ Pun Memperbanyak Istighfar

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa beliau beristighfar dan bertaubat kepada Allah lebih dari 70 hingga 100 kali setiap harinya.

Padahal Rasulullah ﷺ adalah manusia paling mulia dan telah diampuni dosa-dosanya. Namun beliau tetap memperbanyak taubat sebagai bentuk penghambaan, ketundukan, dan rasa takut kepada Allah سبحانه وتعالى.

Hal ini menjadi pelajaran besar bagi umat Islam bahwa:

  • Istighfar bukan hanya untuk pelaku dosa besar
  • Taubat adalah kebutuhan seluruh manusia
  • Semakin dekat seseorang kepada Allah, semakin banyak ia beristighfar

Mengapa Kita Harus Memperbanyak Istighfar?

Istighfar memiliki banyak keutamaan dalam kehidupan seorang muslim, di antaranya:

🌿 Menghapus dosa dan kesalahan

Tidak ada manusia yang luput dari dosa. Dengan istighfar, Allah membuka pintu ampunan seluas-luasnya.

🌿 Menenangkan hati

Hati yang sering berdzikir dan memohon ampun akan lebih tenang dan lapang menghadapi kehidupan.

🌿 Membuka pintu rezeki

Allah menjanjikan keberkahan rezeki bagi hamba yang gemar beristighfar sebagaimana disebutkan dalam Surah Nuh ayat 10–12.

🌿 Mendatangkan kemudahan hidup

Istighfar menjadi sebab datangnya jalan keluar dari kesulitan dan kesempitan hidup.


Kajian yang Menyejukkan Jiwa

Kajian subuh ini menghadirkan:

KH. Drs. Muhammad Said, M. Hum

Sebagai pemateri yang akan membimbing jamaah memahami makna taubat dan pentingnya menjaga hati dengan istighfar setiap hari.

Dengan suasana subuh yang penuh keberkahan, kajian ini diharapkan menjadi momentum hijrah hati menuju kehidupan yang lebih dekat kepada Allah سبحانه وتعالى.


Jadwal Kajian

📅 Kamis, 21 Mei 2026
🕔 05.00 – 06.30 WIB (Ba’da Subuh)


Mari Hidupkan Sunnah Istighfar

Biasakan membaca:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
“Astaghfirullāha wa atūbu ilaih”

Minimal 100 kali sehari mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ.

Karena sejatinya, hati manusia akan kembali hidup ketika lisannya basah dengan dzikir dan istighfar.


Penutup

Semoga kajian ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, keimanan, dan semangat untuk terus memperbaiki diri di hadapan Allah سبحانه وتعالى.

Mari hadir dan ajak keluarga serta sahabat untuk bersama-sama meraih keberkahan subuh dalam majelis ilmu.

“Barang siapa yang memperbanyak istighfar, maka Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesulitan dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
(HR. Abu Dawud)